JAKARTA BARAT|Pokjapwipolres.com – Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur tiga pilar dan masyarakat terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada malam akhir pekan.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar di wilayah hukum Polsek Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (8/8/2026) malam.
Apel KRYD dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek Cengkareng AKP H. Rahis Fadhilillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB di Pos Satkamling RW 17 Ruko 1000, RT 02/17, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Sebanyak 122 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Citra Bhayangkara, Linmas, Senkom, serta pengurus RW setempat.
Dalam arahannya, Kombes Pol Nasriadi mengapresiasi kesiapan seluruh personel dan unsur masyarakat yang terlibat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menekankan pentingnya kekompakan, soliditas, dan sinergitas antara TNI-Polri dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Jaga kekompakan, soliditas dan sinergitas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Nasriadi.
Kapolres juga mengingatkan personel agar melaksanakan tugas sesuai prosedur dan menghindari tindakan yang berpotensi menyakiti hati masyarakat. Ia bahkan meminta warga melaporkan apabila menemukan adanya personel yang menjalankan tugas tidak sesuai ketentuan.
“Apabila ada personel Polsek Cengkareng yang melakukan tugas tidak sesuai prosedur dan menyakiti hati masyarakat, agar dilaporkan,” tegasnya.
Pelaksanaan KRYD menyasar berbagai potensi gangguan kamtibmas, di antaranya kepemilikan senjata tajam, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, penyalahgunaan narkoba, serta potensi tawuran antarwarga dan aksi yang melibatkan anak-anak maupun remaja. Pengamanan difokuskan pada malam akhir pekan dan periode libur panjang yang dinilai memiliki potensi peningkatan aktivitas masyarakat.
Setelah apel, personel gabungan bergerak melaksanakan patroli mobile secara dialogis dan operasi stasioner di sejumlah titik yang dinilai rawan. Selain mencegah potensi gangguan keamanan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi langsung antara aparat dengan masyarakat.
Melalui sinergi tiga pilar dan partisipasi aktif masyarakat, Polres Metro Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk menjaga wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel gabungan diharapkan mampu memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang dan nyaman.***




















