Home / MABES POLRI / SINERGITAS

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Kapolri Jadi Anggota Kehormatan Tapak Suci, Sinergi Diperkuat

JAKARTA|Pokjapwipolres.com — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi dianugerahi gelar Anggota Kehormatan Keluarga Besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Penghargaan tersebut menjadi simbol penguatan hubungan antara Polri dan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak dalam bidang seni bela diri pencak silat.

Penganugerahan tersebut berlangsung pada 8 Agustus 2026 dan menjadi perhatian karena mempertemukan institusi kepolisian dengan kekuatan masyarakat sipil yang memiliki jaringan luas. Pemberian penghargaan itu juga dipandang sebagai momentum memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban serta membangun karakter kebangsaan.

Dalam kesempatan tersebut, filosofi seorang pendekar turut menjadi sorotan. Nilai utama yang melekat pada pendekar bukan semata kemampuan bela diri, melainkan keberanian membela kebenaran, melindungi masyarakat yang lemah, menjunjung keadilan serta tidak menggunakan kekuatan secara sewenang-wenang.

Filosofi tersebut sejalan dengan semangat pengabdian Polri yang menempatkan perlindungan, pelayanan dan pengayoman masyarakat sebagai bagian penting dari tugas kepolisian. Karena itu, pemberian gelar kehormatan kepada Kapolri tidak hanya dipandang sebagai penghargaan personal, tetapi juga sebagai simbol kedekatan institusi dengan elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pembinaan generasi muda.

Tapak Suci sendiri merupakan organisasi pencak silat yang berada dalam lingkungan Muhammadiyah. Dalam sejumlah kegiatan Muhammadiyah, Tapak Suci dikenal sebagai bagian dari kekuatan kaderisasi yang mengembangkan olahraga, kedisiplinan, karakter dan semangat kebangsaan. Muhammadiyah juga sebelumnya menegaskan pentingnya kerja sama konstruktif dengan Polri dalam berbagai agenda kebangsaan.

Momentum ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara aparat negara dan organisasi kemasyarakatan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Sinergi tersebut dapat diarahkan pada penguatan keamanan berbasis masyarakat, pembinaan generasi muda, pencegahan gangguan kamtibmas serta pemeliharaan persatuan nasional.

Dalam konteks pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, penguatan komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan dan organisasi masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya membangun stabilitas nasional. Namun, status kehormatan Kapolri di Tapak Suci lebih tepat dipahami sebagai bentuk penghargaan dan penguatan hubungan kelembagaan, bukan sebagai bukti formal bahwa organisasi tersebut masuk ke dalam struktur pemerintahan.

Nilai-nilai kependekaran juga memiliki relevansi dengan pembangunan karakter bangsa. Presiden Prabowo sendiri dalam pembukaan Munas XVI IPSI pada April 2026 menekankan bahwa pendekar harus membela kebenaran, melindungi yang lemah, membela keadilan, berani tetapi tidak sombong, serta menggunakan kemampuan untuk melindungi keluarga, masyarakat dan bangsa.

Dengan demikian, penganugerahan Anggota Kehormatan Tapak Suci kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat menjadi momentum memperluas ruang kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Bukan sekadar seremoni, sinergi tersebut diharapkan mampu diterjemahkan dalam kerja nyata untuk menjaga keamanan, memperkuat persatuan dan membangun generasi Indonesia yang disiplin, tangguh serta berintegritas.***

Share :

Baca Juga

MABES POLRI

Polri Tegaskan Sertifikat Prestasi Tak Menjamin Lolos Rekrutmen

POLSEK

Kapolres Jakbar Pimpin KRYD Bersama Tiga Pilar di Cengkareng

MABES POLRI

Bareskrim Ungkap Pabrik Vape Etomidate di Jakarta

MABES POLRI

Berkas Kedua Kasus PT DSI Dinyatakan P21, Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar

MABES POLRI

Kapolri vs Bahlil Meriahkan Penutupan Kapolri Cup 2026

POLDA

Polda Metro Jaya Sebut Sinergi Tiga Pilar Kunci Jakarta Tetap Aman

MABES POLRI

Kapolri: Nyalakan Semangat Hoegeng, Jadilah Polisi Rakyat

BINMAS

Patroli KRYD Polsek Tambora Ditingkatkan, Warga Diajak Bersama Cegah Tawuran