Jakarta Barat – Polsek Tambora terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) setiap malam. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas aspirasi masyarakat yang menginginkan tindakan nyata dalam mencegah aksi tawuran remaja, khususnya di kawasan Jembatan Besi dan sejumlah titik rawan lainnya di wilayah Tambora.
Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K. menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh personel piket yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) untuk melaksanakan patroli KRYD secara konsisten dan berkesinambungan sebagai langkah preventif maupun preemtif dalam menekan potensi gangguan kamtibmas.
“Patroli dilakukan setiap malam dengan mengedepankan tindakan humanis namun tetap tegas terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan yang dapat meresahkan masyarakat,” ujar AKP Wahyu Hidayat.
Dalam pelaksanaannya, patroli melibatkan personel gabungan dari Unit Reserse Kriminal (Reskrim), Unit Binmas, Unit Samapta, serta didukung Linmas dan Citra Bhayangkara. Sinergi tersebut menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk memperkuat pengawasan di lingkungan masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan maupun kelompok remaja yang berpotensi melakukan aksi tawuran.
Petugas melaksanakan patroli mobile dengan menyisir kawasan yang dianggap rawan, melakukan pemantauan secara intensif, membubarkan kelompok yang masih berkumpul hingga larut malam, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada warga sebagai upaya pencegahan terhadap tawuran, balap liar, penyalahgunaan senjata tajam, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.
Kapolsek menjelaskan, patroli KRYD tidak hanya difokuskan di wilayah Jembatan Besi, tetapi dilaksanakan secara menyeluruh di seluruh wilayah hukum Polsek Tambora berdasarkan hasil pemetaan daerah yang memiliki potensi kerawanan gangguan keamanan.
Menurutnya, pola patroli yang dilakukan secara rutin dengan pendekatan preventif diharapkan mampu menciptakan efek pencegahan (deterrent effect), sehingga peluang terjadinya aksi kriminalitas dapat ditekan secara maksimal.
“Dengan pelaksanaan patroli KRYD secara rutin dan berkesinambungan, kami berharap aksi tawuran maupun kejahatan jalanan dapat terus ditekan, bahkan dihilangkan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan kondusif,” tegas AKP Wahyu Hidayat.
Selain mengoptimalkan patroli, Polsek Tambora juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurut Kapolsek, keberhasilan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat wilayah, serta keluarga.
Ia secara khusus mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari, guna mencegah mereka terlibat dalam pergaulan yang berisiko maupun aksi tawuran.
“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar selalu memantau keberadaan putra-putrinya. Apabila hingga pukul 21.00 WIB anak belum kembali ke rumah, segera lakukan pengecekan dan berikan pengawasan. Kepedulian keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah anak terlibat tawuran maupun aktivitas negatif lainnya,” ungkapnya.
Polsek Tambora menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas patroli KRYD melalui sinergi bersama Tiga Pilar, Linmas, Citra Bhayangkara, serta seluruh komponen masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang semakin aman, tertib, serta terbebas dari aksi tawuran dan kejahatan jalanan demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Tambora.




















