Jakarta Barat – Perayaan Paskah 2026 di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat berlangsung penuh khidmat, aman, dan kondusif. Sebanyak 33 gereja yang tersebar di berbagai kecamatan menjadi pusat ibadah ribuan jemaat yang merayakan momen suci dengan damai dan penuh kekhusyukan.
Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya 18.570 jemaat mengikuti rangkaian ibadah Paskah. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh rangkaian kegiatan, Polres Metro Jakarta Barat menerjunkan sebanyak 147 personel gabungan yang disiagakan secara optimal di setiap titik pengamanan.
Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh jajaran Polsek di bawah naungan Polres Metro Jakarta Barat, meliputi wilayah Tamansari, Tambora, Grogol Petamburan, Kalideres, Cengkareng, Kembangan, Kebon Jeruk, hingga Palmerah.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan bahwa pola pengamanan dilakukan secara proporsional dan terukur, disesuaikan dengan jumlah jemaat serta tingkat kerawanan di masing-masing lokasi ibadah.
“Setiap gereja mendapatkan pengamanan yang disesuaikan dengan jumlah jemaat dan potensi kerawanan, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar, aman, dan tertib,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Kehadiran personel Polri di lapangan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis. Petugas terlihat aktif membantu pengaturan arus jemaat, memberikan imbauan kamtibmas, hingga memastikan lingkungan sekitar gereja tetap aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Keberhasilan pengamanan ini juga tidak terlepas dari sinergi yang solid antara aparat kepolisian, pengurus gereja, serta unsur pengamanan internal. Koordinasi yang terjalin dengan baik mampu mengantisipasi berbagai potensi gangguan sejak dini, sehingga situasi tetap terkendali sepanjang rangkaian ibadah.
Sebagai langkah preventif, sebelum pelaksanaan ibadah Paskah, tim Jihandak dari Brimob Polda Metro Jaya turut melakukan sterilisasi di sejumlah gereja. Upaya ini dilakukan guna meminimalisir potensi ancaman serta memastikan keamanan maksimal bagi para jemaat.
Kapolres menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta menjamin kebebasan beribadah di tengah keberagaman masyarakat.
“Momentum Paskah ini menjadi cerminan kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan di Jakarta Barat. Di tengah perbedaan, masyarakat tetap hidup rukun dengan saling menghormati,” tambahnya.
Perayaan Paskah 2026 pun menjadi simbol kedamaian, harapan, serta persatuan yang terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.***

















