JAKARTA BARAT|Pokjapwipolres.com— Polisi mengungkap aksi nekat satu keluarga yang diduga berkomplot membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di sebuah minimarket di wilayah Jakarta Barat. Dalam aksinya, para pelaku disebut menyiapkan sejumlah perlengkapan untuk membuka paksa mesin ATM.
Kasus tersebut terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap upaya pembobolan ATM yang terjadi di sebuah minimarket. Modus yang digunakan diduga dengan merusak bagian mesin menggunakan peralatan las agar pelaku dapat mengambil uang di dalamnya.
Dalam pengungkapan kasus itu, polisi mendapati keterlibatan beberapa anggota keluarga. Seorang pria yang disebut sebagai ayah tiri diduga mengajak istrinya dan seorang anak untuk terlibat dalam aksi tersebut. Namun, upaya mereka tidak berjalan sesuai rencana setelah gas oksigen yang digunakan untuk proses pengelasan habis.
Kondisi tersebut membuat aksi pembobolan ATM gagal dan para pelaku tidak berhasil mengambil uang sebagaimana yang direncanakan. Polisi kemudian melakukan penindakan dan mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Selain perlengkapan yang diduga digunakan untuk membobol ATM, polisi juga menemukan sejumlah barang yang diduga telah disiapkan untuk mendukung aksi tersebut, termasuk pakaian yang menyerupai seragam pegawai swalayan. Barang-barang tersebut kini menjadi bagian dari proses penyidikan.
Polisi masih mendalami peran masing-masing orang yang terlibat, termasuk memastikan kronologi, motif, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Terhadap anak yang disebut dalam perkara tersebut, identitas dan informasi pribadi tidak diungkap untuk menjaga hak serta perlindungan anak sesuai ketentuan hukum.
Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan aksi dilakukan secara berkelompok dengan melibatkan anggota keluarga. Polisi menegaskan proses hukum akan dilakukan berdasarkan alat bukti dan pemeriksaan terhadap masing-masing pihak, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.***




















