Home / POLRES / RESKRIM

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:19 WIB

Polres Mojokerto Kota Amankan Pelaku Pencabulan di Dawarblandong

KOTA MOJOKERTO – Satreskrim Polres Mojokerto Kota Polda Jatim mengamankan seorang laki-laki berinisial SAGP (27), warga Kecamatan Dawarblandong, Kab. Mojokerto, Jumat, (27/03/2026) pekan lalu.

SAGP diamankan Polisi atas dugaan tindak pidana pencabulan Serta Kekerasan dan Pengancaman yang dilakukan pada tahun 2024.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto S.H., S.I.K. M.H. melalui Kasihumas Ipda Jinarwan menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula pada tahun 2024 atas laporan dari pihak korban berinisial S yang saat itu berusia 16 tahun.

Korban mengaku telah disetubuhi 4 kali oleh tersangka di rumah korban saat tidak ada orang.

Kejadian persetubuhan yang pertama, korban dirayu tersangka dijanjikan akan dinikahi kemudian persetubuhan kedua sampai yang keempat korban diancam oleh tersangka akan disebarkan video persetubuhannya.

“Tersangka juga melakukan kekerasan kepada korban dengan cara mencekik leher dan mendorong korban sampai jatuh. Serta tersangka juga pernah mengancam korban dengan menancapkan pisau di atas kasur,”kata Ipda Jinarwan, Senin (30/3/26).

Tidak hanya itu, tersangka juga mengirim voice note WA yang berisi ancaman kepada korban akan dilakukan kekerasan terhadap korban jika putus dengan tersangka.

“Saat ini tersangka dan sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolres Mojokerto Kota untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Ipda Jinarwan.

Barang bukti yang diamankan berupa satu buah flash disk berisi foto luka bekas cekikan, foto kasur bekas tancapan pisau, 1 (satu) buah pisau, serta beberapan pakaian korban saat mengalami pencabulan.

Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat (1) dan atau ayat (2) Jo Pasal 76D dan atau pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E dan atau Pasal 80 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 335 KUHP dan atau pasal 473 ayat (1) dan ayat (2) huruf b dan atau pasal 415 huruf b dan atau pasal 448 ayat (1) huruf a KUHP UU No. 1 tahun 2023 tentang persetubuhan terhadap anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun 3 bulan.

Serta, Pasal 80 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan.

Polres Mojokerto Kota Kembali menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak serta mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana serupa. (*)

Share :

Baca Juga

RESKRIM

Bareskrim Gerebek Gudang Impor Ilegal 23 Ton Pangan di Pontianak

POLDA

Kapolda Metro Jaya Tinjau Kebakaran Aspol Kalideres, Salurkan Bantuan

POLRES

Polres Ngawi Intensif Patroli Dini Hari, Tekan Balap Liar Demi Keselamatan Warga

POLRES

Jumat Berkah Polri di Tanjung Priok, Bagikan 200 Nasi Box

POLRES

Optimalisasi Penegakan Hukum Digital, Dakgar Handheld Polda Metro Jaya Jaring 60 Pelanggar

POLRES

Kapolres Ngawi Tekankan Transparansi Dana BOSP Saat MKKS SMP

POLRES

Polres Ngawi Aktifkan Satkamling, Keamanan Warga Kasreman Makin Kondusif

POLRES

Wakapolres Jakbar Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Pelayanan Humanis