Home / PWI

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:21 WIB

Teuku Faisal Dorong Kesadaran Publik Lawan Judi Online yang Makin Mengkhawatirkan

JAKARTA |pokjapwipolres.com — Perjudian online kini menjadi salah satu persoalan sosial yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. Berawal dari iming-iming kemenangan besar dan kesenangan sesaat, banyak masyarakat justru terjebak dalam lingkaran kerugian, utang, konflik keluarga, hingga kehilangan masa depan.

Fenomena judi online tidak lagi hanya menyasar masyarakat perkotaan. Perkembangan teknologi dan kemudahan akses internet membuat praktik ilegal ini menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kota besar hingga pelosok desa. Dengan berbagai modus promosi dan tawaran keuntungan instan, pelaku judi online terus mencari korban baru melalui platform digital.

Pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga terus melakukan langkah pemberantasan, mulai dari pemblokiran situs judi online, penindakan terhadap jaringan pengelola, penguatan regulasi digital, hingga edukasi kepada masyarakat. Aparat penegak hukum juga melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam ekosistem perjudian online.

Namun, pemberantasan judi online tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama agar tidak mudah tergoda dengan janji keuntungan cepat yang pada akhirnya justru membawa kehancuran.

Ketua Pokja Kepolisian Jakarta Barat, Teuku Faisal, menilai persoalan judi online harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya tidak hanya menyangkut kerugian ekonomi, tetapi juga dapat merusak kehidupan sosial dan keluarga.

“Judi online bukan jalan untuk mendapatkan keuntungan, melainkan jebakan yang dapat menghancurkan masa depan seseorang. Masyarakat harus memahami bahwa kemenangan yang ditawarkan hanyalah umpan agar korban terus bermain dan semakin terjerumus,” ujar Teuku Faisal.

Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, terutama keluarga. Orang tua perlu memberikan pengawasan terhadap penggunaan internet, sementara masyarakat harus meningkatkan literasi digital agar mampu membedakan peluang yang benar dengan penipuan berkedok keuntungan cepat.

“Jangan mudah percaya dengan ajakan bermain judi online, apalagi sampai menggunakan uang kebutuhan sehari-hari, meminjam uang, atau melakukan tindakan melanggar hukum. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya.

Judi online bukan sekadar persoalan teknologi, tetapi telah menjadi ancaman sosial yang membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa. Pemerintah, aparat, keluarga, dan masyarakat harus bergerak bersama agar generasi Indonesia tidak terjebak dalam kesenangan sesaat yang berujung kehancuran.***

Share :

Baca Juga

PWI

IKWI DKI Jakarta Tampil di HUT IKWI ke-65, Perkuat Silaturahmi Keluarga Pers

POLDA

Buntut Ucapan “Lu Punya Otak Enggak?”, PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya

PWI

PWI Pusat Tegas: Tidak Ada Alasan Merendahkan Wartawan Saat Menjalankan Tugas Jurnalistik

PWI

HUT Jakarta ke-499, Kolaborasi APIC, PWI, dan RadarJakarta.id Santuni 300 Anak Yatim di Cengkareng

POLRES

Aksi Bersih PWI Pokja Kepolisian Jakbar di TMP Kalibata Peringati Hari Pers

PWI

Doa Lintas Spiritualitas di Gunung Padang, Seruan Tobat Ekologis di Hari Bumi