JAKARTA — Upaya pencegahan tawuran dan menjaga keamanan lingkungan terus diperkuat jajaran Polres Metro Jakarta Barat bersama masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas yang digelar di Pos RW 08, Jalan Kalianyar Raya, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, didampingi para pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat serta Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami. Suasana dialog berlangsung santai dan akrab, namun sarat dengan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Twedi menyampaikan apresiasi kepada warga yang selama ini aktif menjaga keamanan lingkungan. Menurut dia, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat secara umum masih terjaga dengan baik berkat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
“Kondisi yang aman dan kondusif ini tidak terlepas dari peran serta warga. Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga lingkungan,” ujar Twedi.

Ia juga memperkenalkan sekaligus menegaskan implementasi program Jaga Jakarta+ yang digagas Kapolda Metro Jaya. Program tersebut menitikberatkan pada upaya menjaga lingkungan, melindungi warga, menegakkan aturan secara adil, serta menjaga integritas dan amanah dalam pelayanan publik.
Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda dan karang taruna, untuk terus mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi, terutama terkait potensi tawuran yang kerap terjadi di wilayah perbatasan.
Selain persoalan tawuran, Twedi juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga berada dalam kondisi aman.
Kegiatan Ngopi Kamtibmas ini menjadi ruang dialog terbuka antara warga dan kepolisian.Sejumlah warga menyampaikan aspirasi, keluhan, serta pengalaman terkait dinamika keamanan di lingkungan Kalianyar, termasuk kerawanan yang muncul di titik-titik tertentu.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan preventif, penguatan koordinasi lintas wilayah, serta sinergi tiga pilar bersama pemerintah daerah dan unsur masyarakat.
Melalui komunikasi yang intens dan kebersamaan, diharapkan berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini, demi terwujudnya Jakarta Barat yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh warganya.***



















