JAKARTA BARAT – Personel Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat menunjukkan aksi cepat dan kepedulian saat membantu sebuah ambulans yang mengalami mogok di Jalan Daan Mogot Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026).
Ambulans tersebut diketahui tengah membawa pasien dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis segera. Peristiwa terjadi di jalur busway depan Halte SDN 01 Cengkareng Timur arah Grogol.
Kendaraan ambulans bernomor polisi B 1079 KIX itu mendadak mogok saat mengantarkan pasien yang membutuhkan tindakan medis berupa pemasangan selang makan. Rencananya, pasien akan dibawa ke Rumah Sakit Babelan, Kabupaten Bekasi.
Melihat kondisi tersebut, Bripka Wimbo, anggota Unit Lantas Cengkareng, bersama personel Satlantas lainnya langsung bergerak cepat membantu. Para petugas bahu membahu mendorong ambulans sekitar 500 meter ke area jalur busway yang lebih longgar.
“Langkah ini dilakukan untuk menghindari kemacetan sekaligus memastikan keselamatan pasien dan pengguna jalan lainnya,” kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Yeni saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).
Selain mengatur arus lalu lintas, petugas juga berinisiatif berkoordinasi dengan pihak keluarga pasien agar pasien dapat segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat. Namun, keluarga menyampaikan bahwa pasien belum memiliki surat rujukan sehingga awalnya direncanakan tetap dibawa ke RS Babelan.
Melihat kondisi pasien yang membutuhkan pertolongan segera, petugas kemudian mencari bantuan ambulans milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Setelah dilakukan komunikasi dan koordinasi terkait kelengkapan administrasi pasien, disepakati untuk melakukan pemindahan pasien.
Pasien akhirnya dievakuasi ke ambulans Pemprov DKI Jakarta bernomor polisi B 1373 PHX dan dibawa ke RS Hermina Kalideres untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat.
Sementara itu, ambulans yang mengalami mogok telah diamankan di lokasi aman dan arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian kembali normal.
Aksi tersebut menjadi gambaran peran Polri yang tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga hadir sebagai pelayan dan pelindung masyarakat dengan mengedepankan nilai kemanusiaan.




















