Jakarta Barat – Dalam upaya memperkuat integritas institusi sekaligus memastikan seluruh personel terbebas dari penyalahgunaan narkoba, Polres Metro Jakarta Barat menggelar pemeriksaan urine secara mendadak terhadap anggotanya.
Pengecekan dilakukan menyeluruh, mulai dari pejabat utama hingga personel staf dan operasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif dan pengawasan internal guna menjaga marwah institusi Polri serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan bahwa tes urine mendadak merupakan bentuk komitmen nyata pimpinan dalam memberantas segala bentuk pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal.
“Pemeriksaan hari ini kami lakukan secara dadakan kepada personel. Sebelumnya, pengecekan juga telah dilakukan terhadap para pejabat utama. Total ada 77 personel yang mengikuti tes urine, dan alhamdulillah seluruh hasilnya negatif narkoba,” ujar Kombes Pol Twedi kepada awak media, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan efek jera, memperkuat disiplin anggota, serta membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan profesional.
“Pengawasan internal harus berjalan konsisten. Kami ingin memastikan seluruh anggota Polres Metro Jakarta Barat menjadi teladan bagi masyarakat dalam penegakan hukum dan perilaku hidup bersih dari narkoba,” tegasnya.
Melalui langkah tegas dan berkelanjutan ini, Polres Metro Jakarta Barat berharap dapat memperkokoh citra Polri sebagai institusi yang berintegritas tinggi, humanis, dan dipercaya masyarakat, khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah Jakarta Barat.***




















