Jakarta Barat – Kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat. Melalui tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes), kepolisian menggelar kegiatan bakti kesehatan dengan memberikan pelayanan medis langsung kepada para pengungsi di wilayah Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (8/3/2026) malam.
Kegiatan kemanusiaan yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB tersebut melibatkan sejumlah personel lintas satuan, di antaranya tim Dokkes Polres Metro Jakarta Barat, jajaran Humas, personel Satsamapta, Kapolsubsektor Rawa Buaya IPDA Jekson Manurung, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Kosambi Aipda Achmad Haris.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan berbagai layanan kesehatan kepada warga pengungsi, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat-obatan, pembagian vitamin, hingga kegiatan trauma healing untuk membantu memulihkan kondisi psikologis para korban banjir.
Kasi Dokkes Polres Metro Jakarta Barat AKP Ns Agus Waluyo menjelaskan bahwa kehadiran tim medis di lokasi pengungsian merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di tengah situasi pascabencana.
“Kehadiran kami di lokasi pengungsian diharapkan dapat membantu memulihkan kesehatan warga, baik secara fisik maupun mental. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meskipun berada dalam kondisi darurat akibat banjir,” ujar Agus Waluyo.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 17 warga menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari jumlah tersebut terdiri atas dua laki-laki dewasa, 13 perempuan dewasa, serta dua anak laki-laki.

Berbagai keluhan kesehatan ditemukan dalam pemeriksaan tersebut. Keluhan yang paling banyak dialami warga antara lain gatal-gatal sebanyak lima orang, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) enam orang, hipertensi empat orang, serta nyeri punggung bawah (low back pain) yang dialami dua warga.
Selain memberikan pengobatan, petugas juga membagikan vitamin kepada 15 warga serta minuman herbal kepada 10 warga guna membantu meningkatkan daya tahan tubuh di tengah kondisi lingkungan yang masih terdampak banjir.
Tak hanya fokus pada kesehatan fisik, tim kepolisian juga memberikan dukungan psikologis melalui kegiatan trauma healing, khususnya kepada anak-anak dan warga yang mengalami tekanan emosional akibat musibah banjir yang mereka alami.
Suasana hangat dan penuh empati terasa ketika petugas berinteraksi langsung dengan para pengungsi. Kehadiran aparat kepolisian di tengah kondisi sulit tersebut memberikan rasa aman, sekaligus menjadi penyemangat bagi warga agar tetap kuat menghadapi situasi pascabencana.
Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polres Metro Jakarta Barat berharap masyarakat yang terdampak banjir dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Polri juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan ketika warga membutuhkan.***




















