Home / POLSEK / RESKRIM

Kamis, 30 April 2026 - 10:36 WIB

Kurang dari 12 Jam, Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng

Jakarta — Gerak cepat aparat kepolisian kembali membuahkan hasil. Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penyiraman air keras yang menimpa seorang pria berinisial KA di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Dua pelaku berinisial DM dan MG berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 12 jam sejak kejadian.

Peristiwa brutal tersebut terjadi pada Minggu sore, 26 April 2026. Saat itu, korban tengah dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda listrik. Namun di tengah jalan, korban dipepet oleh dua pria yang berboncengan sepeda motor. Tanpa banyak bicara, salah satu pelaku langsung menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah wajah korban, menyebabkan luka bakar serius.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan terukur dari tim di lapangan. Penyelidikan dilakukan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan keterangan saksi, serta penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak cepat. Dari hasil olah TKP dan analisis rekaman CCTV, identitas para pelaku berhasil dikantongi dan keduanya segera diamankan,” ujar Budi, Rabu (29/4/2026).

Pelaku DM ditangkap di wilayah Kembangan Utara, Jakarta Barat, pada Senin dini hari (27/4/2026). Sementara itu, MG yang diduga sebagai eksekutor utama lebih dulu diamankan di kawasan Cengkareng.

Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi kekerasan ini diduga dipicu oleh konflik sebelumnya dalam sebuah pertandingan sepak bola. Perselisihan yang awalnya terjadi di lapangan berujung pada aksi balas dendam yang membahayakan nyawa.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan saat kejadian, rekaman CCTV, serta pakaian yang dikenakan para pelaku saat beraksi.

“Kami menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan jiwa akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan,” tegasnya.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolda Metro Jaya guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 466 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Share :

Baca Juga

POLSEK

Razia Dini Hari di Tamansari, Pria Bawa Sabu 0,16 Gram Diamankan Polisi

POLSEK

Polsek Cengkareng Sita 2.164 Obat Keras, 1 Diamankan

POLDA

Polda Metro Jaya Ungkap Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah

POLSEK

Polsek Tambora Temukan Remaja Hilang Usai Nonton Bola

POLSEK

Mahasiswi Konsumsi Ekstasi di PIK 2, Meninggal di Hotel Cengkareng

RESKRIM

Imigrasi Tangerang Tangkap 7 WNA Diduga Sindikat Judol Internasional

POLSEK

Antisipasi Abu Vulkanik, Polsek Kalideres Bagikan 500 Masker

POLSEK

Polsek Grogol Petamburan Bagikan 400 Masker, Antisipasi Abu Vulkanik