JAKARTA – Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedy Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H., melakukan kunjungan dan dialog keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bersama tokoh masyarakat RW 04, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (6/1/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam mencegah terjadinya aksi tawuran remaja dan pelajar di wilayah Jakarta Barat.
Kapolres hadir langsung di tengah masyarakat didampingi Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto, S.E., serta jajaran Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk. Kehadiran pimpinan kepolisian tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Polri untuk membangun komunikasi yang intensif dengan warga dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.
Dialog kamtibmas yang berlangsung di kediaman Ketua RW 04 itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, antara lain pengurus RT dan RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Karang Taruna, Citra Bhayangkara, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka, dengan warga menyampaikan aspirasi, masukan, serta kondisi keamanan di lingkungan mereka.
Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Menurutnya, pencegahan tawuran tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian, tetapi memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap peran keluarga, terutama orang tua, dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya. Ia mengimbau agar pengawasan ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan dan di luar waktu sekolah, guna mencegah anak-anak terlibat dalam pergaulan negatif yang berujung pada aksi kekerasan.
Selain itu, peran RT dan RW dinilai sangat strategis sebagai ujung tombak dalam menjaga keamanan wilayah. Kapolres mendorong pengurus lingkungan untuk berani mengambil langkah-langkah preventif serta menghidupkan kembali Pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai bagian dari sistem keamanan swakarsa berbasis masyarakat.
Kapolres juga mengajak Karang Taruna untuk lebih aktif merangkul para remaja melalui kegiatan-kegiatan positif, seperti olahraga, seni, dan aktivitas kepemudaan lainnya. Upaya tersebut dinilai penting agar energi dan kreativitas generasi muda dapat disalurkan ke arah yang lebih bermanfaat dan produktif.
Melalui kegiatan dialog kamtibmas ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat. Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Dengan mengusung semangat “Jaga Warga dan Jaga Lingkungan”, Polres Metro Jakarta Barat bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif serta terbebas dari aksi tawuran dan gangguan keamanan lainnya.***



















