Home / POLSEK / RESKRIM

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:44 WIB

Komplotan Curanmor Kalideres Tumbang, Residivis Ditembak Saat Kabur: Motor Curian Dijual Murah untuk Pesta Narkoba

JAKARTA BARAT – Aksi komplotan pencurian kendaraan bermotor yang selama ini meresahkan warga Kalideres, Jakarta Barat, akhirnya terhenti. Lima pelaku berhasil diringkus jajaran Polsek Kalideres setelah polisi membongkar jaringan curanmor yang diduga sudah beraksi berkali-kali di sejumlah titik rawan. Salah satu pelaku berinisial RD bahkan terpaksa ditembak di bagian kaki karena mencoba melawan dan melarikan diri saat proses penangkapan.

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengungkapkan, kelompok tersebut dikenal licin dan bergerak cepat saat beraksi. Mereka berburu motor di kawasan yang dianggap lengah, terutama kendaraan yang diparkir tanpa pengawasan. Dengan bermodalkan kunci letter T, motor korban dapat dibobol hanya dalam hitungan detik sebelum dibawa kabur.

“Pelaku melakukan hunting terlebih dahulu. Ketika situasi dinilai aman dan sepi, mereka langsung bergerak cepat mengambil kendaraan target,” ujar Rihold dalam konferensi pers di Mapolsek Kalideres, Senin (25/5/2026).

Selain RD, polisi juga menangkap empat anggota lain berinisial PM, MA, YD, dan AH yang memiliki peran berbeda, mulai dari eksekutor lapangan hingga penadah motor hasil curian. Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Jakarta Barat. Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan sedikitnya tujuh tempat kejadian perkara (TKP) yang terpusat di Kelurahan Tegal Alur, sementara aksi lainnya tersebar di kawasan Kalideres dan sekitarnya.

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita berbagai barang bukti seperti kunci letter T, pakaian yang digunakan saat beraksi, telepon genggam, hingga sejumlah STNK milik korban. Polisi juga mendalami dugaan adanya jaringan penjualan motor curian ke luar Jakarta, termasuk ke wilayah Rangkasbitung, Banten. Motor hasil curian disebut dijual dengan harga murah, berkisar Rp3 juta hingga Rp4 juta tergantung kondisi kendaraan.

Hasil pemeriksaan mengungkap fakta mengejutkan. Sebagian uang hasil penjualan motor curian diduga digunakan pelaku untuk membeli narkoba dan berpesta sabu. Polisi menyebut beberapa anggota komplotan mengaku telah melakukan aksi pencurian lebih dari sepuluh kali di wilayah Jakarta Barat. “Ada yang mengaku sudah beroperasi berkali-kali, bahkan lebih dari sepuluh kali di Jakarta Barat,” kata Rihold.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian menyusul tingginya angka pencurian kendaraan bermotor di kawasan Kalideres dan Tegal Alur. Polisi memastikan patroli malam hingga subuh akan diperketat untuk menekan aksi kriminal jalanan, termasuk curanmor dan begal. Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.***

Share :

Baca Juga

POLSEK

Kecanduan Sabu, Pria di Tambora Curi Motor Tetangganya

POLSEK

Razia Dini Hari di Tamansari, Pria Bawa Sabu 0,16 Gram Diamankan Polisi

POLSEK

Polsek Cengkareng Sita 2.164 Obat Keras, 1 Diamankan

POLDA

Polda Metro Jaya Ungkap Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah

POLSEK

Polsek Tambora Temukan Remaja Hilang Usai Nonton Bola

POLSEK

Mahasiswi Konsumsi Ekstasi di PIK 2, Meninggal di Hotel Cengkareng

RESKRIM

Imigrasi Tangerang Tangkap 7 WNA Diduga Sindikat Judol Internasional

POLSEK

Antisipasi Abu Vulkanik, Polsek Kalideres Bagikan 500 Masker