ACEH UTARA — Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak banjir di Desa Seunuddon, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pengabdian Masyarakat (Dianmas) yang bertujuan membantu pemulihan kondisi psikologis anak-anak pascabencana. Sejumlah anak dilaporkan mengalami ketakutan dan kecemasan setelah banjir melanda wilayah tempat tinggal mereka.
Dalam pelaksanaannya, trauma healing dilakukan dengan pendekatan humanis dan menyenangkan agar anak-anak kembali merasa aman dan nyaman. Para mahasiswa bersama relawan setempat mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas, seperti permainan edukatif, menggambar dan mewarnai, bernyanyi bersama, serta sesi motivasi ringan yang disesuaikan dengan usia.
Selain kegiatan bermain, mahasiswa juga memberikan pendampingan psikososial melalui komunikasi interaktif untuk menggali perasaan anak-anak secara bertahap dan membangun kembali rasa percaya diri mereka.
Tak hanya bertujuan menghibur, kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengurangi rasa takut, stres, dan kecemasan yang dialami anak-anak akibat bencana banjir. Para mahasiswa juga menyampaikan edukasi sederhana mengenai kesiapsiagaan bencana dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa STIK berharap anak-anak di Desa Seunuddon dapat kembali ceria dan bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata penerapan nilai-nilai kepolisian yang presisi, humanis, dan responsif dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan terdampak bencana.***

















