Jakarta Barat – Dalam upaya mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, jajaran Polres Metro Jakarta Barat melalui Polsek Tambora menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas di Pos Satkamling RW 08, Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, pada Jumat malam (27/3/2026) pukul 21.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat. Forum dialog santai tersebut menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi dua arah antara aparat keamanan, unsur tiga pilar, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam sambutannya, Kapolsek Tambora menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga yang hadir. Ia menegaskan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi kuat antara Polri dan masyarakat, terlebih menjelang bulan suci Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.
“Keamanan tidak bisa terwujud tanpa keterlibatan masyarakat. Kolaborasi yang solid menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKP Wahyu Hidayat.
Sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik, Kapolsek juga memberikan akses langsung kepada masyarakat melalui nomor telepon pribadi serta hotline Polsek Tambora. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat respons terhadap laporan maupun potensi gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.
Tidak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap potensi kerawanan sosial, seperti maraknya tawuran remaja. Kapolsek mengimbau para orang tua agar lebih proaktif dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Tambora Pangestu Aji Swandhanu yang menekankan pentingnya penguatan sinergitas tiga pilar—pemerintah, TNI, dan Polri—dalam menjaga stabilitas wilayah. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap isu-isu yang berpotensi memicu konflik sosial, termasuk informasi terkait penyalahgunaan bahan berbahaya di kalangan remaja.
Dalam forum dialog tersebut, warga turut menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan konstruktif. Di antaranya usulan pemasangan CCTV di titik-titik strategis untuk meningkatkan pengawasan lingkungan, serta peningkatan intensitas patroli guna mengantisipasi tindak kriminalitas.
Kegiatan Ngopi Kamtibmas ini juga dihadiri oleh unsur tiga pilar, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, Karang Taruna, serta warga setempat yang mengikuti jalannya diskusi dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat dan berkelanjutan antara aparat keamanan dan masyarakat. Dengan demikian, setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan ditangani sejak dini, demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.



















