PANDEGLANG|Pokjapwipolres.com — Polda Banten bersama Basarnas, TNI dan sejumlah unsur terkait mengerahkan sekitar 250 personel gabungan untuk mencari rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Rombongan tersebut dilaporkan hilang kontak setelah bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan speedboat. Mereka diketahui hendak melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan, komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi sekitar pukul 14.42 WIB ketika salah satu anggota mengirimkan titik lokasi kepada rekannya. Selanjutnya, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan tersebut tidak lagi dapat dilakukan.
Memasuki hari kedua pencarian pada Rabu (9/9), tim gabungan mulai melakukan penyisiran sejak pukul 07.00 WIB. Area operasi dibagi menjadi lima titik di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau dengan melibatkan personel Basarnas, TNI AL melalui Lanal, Polda Banten, Polres Pandeglang serta unsur terkait lainnya.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan sekitar 250 personel dikerahkan, baik untuk operasi di darat maupun di laut. Pencarian dilakukan secara terpadu dan akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan di lapangan. Jika belum ditemukan petunjuk keberadaan rombongan, area pencarian berpotensi diperluas.
Operasi pencarian menghadapi kendala kondisi cuaca dan perairan. Hengki menyebut angin di sekitar lokasi cukup kencang dengan tinggi gelombang berkisar satu hingga dua meter. Hingga hari kedua, keberadaan lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang berada dalam speedboat tersebut masih belum diketahui.
Polda Banten mengimbau masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Selat Sunda untuk mengutamakan keselamatan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan benda terapung atau tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan rombongan. Langkah pencarian terus dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel.***




















