Jakarta Barat – Komitmen memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam menjaga kebersihan lingkungan kembali diwujudkan melalui kegiatan Apel Grebek Lumpur yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/7/2026). Sebanyak 348 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, hingga berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) turun langsung mengikuti apel sekaligus aksi bersih-bersih saluran air sebagai langkah antisipasi banjir.
Kegiatan yang dipimpin oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Barat tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, aman, serta nyaman bagi masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, Dandim 0503/Jakarta Barat, Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhilillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Danramil, Lurah Kapuk, Kasat Pol PP, serta jajaran lintas instansi yang bersinergi membersihkan saluran drainase dan mengangkat endapan lumpur di sejumlah titik rawan genangan.
Sebanyak 348 personel diterjunkan dalam operasi kebersihan tersebut, terdiri dari 18 personel Polri, 17 personel TNI, 7 personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), 17 personel Satpol PP, 14 personel Dinas Perhubungan, 25 personel Dinas Bina Marga, 150 personel Dinas Lingkungan Hidup, dan 90 personel Dinas Sumber Daya Air (SDA). Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penanganan sedimentasi saluran air yang berpotensi memicu banjir saat musim hujan.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sinergitas bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Sementara itu, Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhilillah mengatakan bahwa Grebek Lumpur tidak hanya berorientasi pada kegiatan fisik membersihkan saluran air, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Grebek Lumpur bukan sekadar membersihkan saluran air, tetapi menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen terhadap lingkungan. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan untuk mencegah banjir sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman,” ujar AKP Rahis Fadhilillah.
Dalam amanatnya saat apel, pimpinan kegiatan turut mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang hadir. Seluruh peserta diajak menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, disiplin, serta semangat melayani masyarakat demi terciptanya lingkungan yang lebih baik.
Program Grebek Lumpur sendiri merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dalam meningkatkan kualitas drainase sekaligus mengurangi risiko banjir akibat pendangkalan saluran. Dukungan penuh dari Polri, TNI, dan seluruh OPD menjadi cerminan kuat bahwa penanganan persoalan lingkungan membutuhkan kerja sama lintas sektor yang solid.
Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus dipelihara, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat serta memperkuat ketahanan wilayah terhadap potensi bencana banjir. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta Barat yang bersih, sehat, tangguh, dan berkelanjutan.


















