JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengunjungi Sekolah Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Maju Bersama yang didirikan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Ipda Agus Riyanto, Jumat (30/1).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Metro Jaya menggelar agenda makan siang bersama siswa sekolah Anak Percaya dan TPA Maju Bersama, sekaligus memberikan penghargaan kepada Ipda Agus Riyanto atas dedikasinya dalam membangun dan mengelola sekolah berbasis masyarakat tersebut.
Irjen Pol Asep Edi Suheri hadir didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, serta pejabat utama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Polres Metro Jakarta Barat.
Mengawali kunjungan, Kapolda Metro Jaya mengajak makan siang bersama para wali murid, siswa TPA Maju Bersama, serta warga sekitar. Kegiatan tersebut turut dihadiri ketua RT dan RW setempat serta sejumlah tokoh masyarakat.
Usai kegiatan makan siang, Kapolda Metro Jaya menyerahkan penghargaan kepada Ipda Agus Riyanto sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian anggota kepolisian yang aktif hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.
“Kunjungan Bapak Kapolda dan Pangdam memberikan semangat serta apresiasi kepada jajaran satuan kewilayahan, khususnya Bhabinkamtibmas, serta seluruh warga yang terlibat dalam pengelolaan TPA Maju Bersama,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di lokasi.
Sekolah TPA Maju Bersama telah berdiri selama enam tahun dan bertujuan memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak dapat menempuh pendidikan formal, baik karena putus sekolah maupun keterbatasan ekonomi dan administrasi.
Ipda Agus Riyanto menjelaskan, sekolah tersebut memungkinkan para siswa memperoleh pembelajaran yang diakui oleh Dinas Pendidikan sehingga ke depan mereka dapat memperoleh ijazah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja.
Menurutnya, pengelolaan sekolah dilakukan secara swadaya dengan dukungan penuh masyarakat sekitar, mulai dari penyediaan tempat, alat tulis, fasilitas kebersihan, hingga kebutuhan listrik dan air.
“Keberadaan sekolah ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama bagi warga yang kurang mampu secara ekonomi dan memiliki kendala administrasi,” ujarnya.
Saat ini, TPA Maju Bersama memiliki sekitar 120 siswa, terdiri atas 68 anak Program Pendidikan Anak (PPA) dan 61 siswa program paket atau PKBM.
Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan bantuan sosial berupa sembako, penghargaan kepada tokoh masyarakat yang berperan aktif dalam menjaga kamtibmas, bantuan sarana komunikasi HT, kartu SIM, tali asih, serta bantuan fasilitas sekolah berupa televisi, bracket, dan laptop. Selain itu, siswa juga menerima perlengkapan sekolah.***



















