Jakarta Barat – Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan Optimalisasi Fungsi Polmas melalui program Ngopi Kamtibmas Ramadhan bersama Korbinmas Baharkam Polri, Rabu malam (4/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan tersebut digelar di Kantor Sekretariat RW 01, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ahmad Zaenudin, yang menjabat sebagai Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, bersama jajaran pejabat utama Korbinmas Baharkam Polri. Turut hadir Kapolres Metro Jakarta Barat Twedi Aditya Bennyahdi, para pejabat utama Polres, jajaran Polsek Cengkareng, unsur TNI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta para penggerak keamanan lingkungan.

Perkuat Kebersamaan Warga
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua RW 01 yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran aparat kepolisian yang terus menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan arahan dan pesan kamtibmas dari Brigjen Pol Ahmad Zaenudin.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kekompakan dan kepedulian sosial warga merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kekompakan adalah kunci. Ketika warga saling mengenal, saling peduli, dan aktif berkomunikasi, maka potensi gangguan keamanan dapat lebih cepat dideteksi dan dicegah sejak dini,” ujar Ahmad Zaenudin.
Dorong Aktivasi Siskamling
Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) secara bergiliran selama 1×24 jam sebagai langkah nyata memperkuat pengawasan lingkungan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan disiplin administrasi lingkungan, termasuk kewajiban melaporkan keberadaan warga pendatang atau tamu yang menginap.
Langkah ini dinilai penting sebagai upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama selama bulan Ramadhan.
Warga juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap orang asing yang mencurigakan, namun dengan pendekatan yang bijak dan tidak menimbulkan prasangka atau konflik sosial.
Ruang Dialog Polri dan Masyarakat
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan bahwa program Ngopi Kamtibmas merupakan salah satu pendekatan humanis kepolisian dalam membangun komunikasi yang terbuka dan setara dengan masyarakat.
Menurutnya, melalui forum dialog santai seperti ini, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan dapat dibicarakan bersama dan dicarikan solusi secara cepat sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Melalui komunikasi yang hangat dan terbuka, kami ingin memastikan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” jelas Twedi.
Aspirasi Warga Disampaikan Langsung
Suasana diskusi semakin interaktif saat sesi tanya jawab berlangsung. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai persoalan keamanan lingkungan yang mereka hadapi sehari-hari.
Seluruh pertanyaan dan masukan dari warga ditanggapi secara terbuka oleh jajaran kepolisian dan stakeholder terkait, sehingga tercipta dialog yang konstruktif dan solutif.
Perkuat Sinergi Kamtibmas
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, kegiatan ditutup dengan pemberian tali asih berupa rompi dan senter kepada para penggerak keamanan lingkungan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai harapan agar wilayah Jakarta Barat senantiasa aman, damai, dan penuh keberkahan sepanjang bulan Ramadhan.
Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis, partisipatif, dan kolaboratif, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan warga dalam menjaga stabilitas kamtibmas.***




















