Home / POLRES

Jumat, 11 September 2026 - 11:08 WIB

Satgas Pangan Jakbar Cek Harga dan Stok Beras

JAKARTA BARAT|Pokjapwipolres.com – Polres Metro Jakarta Barat melalui Satgas Pangan bersama sejumlah instansi terkait terus melakukan pengawasan terhadap harga, ketersediaan, dan mutu beras di wilayah Jakarta Barat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar, sekaligus mengantisipasi potensi penimbunan, pengoplosan maupun praktik perdagangan yang dapat merugikan konsumen.

Monitoring dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026) dengan menyasar sejumlah pasar tradisional, retail modern, serta titik distribusi beras di wilayah Jakarta Barat. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pengecekan antara lain Pasar Tomang Barat, kawasan Grogol, Cengkareng, Pos Pengumben, serta sejumlah retail modern.

Dalam pemantauan tersebut, tim menemukan harga beras SPHP berada di kisaran Rp12.500 per kilogram. Sementara itu, beras medium dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras premium berada di kisaran Rp15.500 hingga Rp16.500 per kilogram.

Hasil monitoring menunjukkan harga beras medium dan premium di sejumlah pasar tradisional masih ditemukan berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, antara lain dipengaruhi harga pembelian pedagang dari distributor maupun pasar induk yang sudah mendekati bahkan berada di atas HET.

Meski demikian, dari sisi ketersediaan, pasokan beras medium, premium maupun SPHP di sejumlah pasar tradisional masih tergolong aman. Di retail modern, tim juga menemukan beras premium dengan harga sekitar Rp14.900 per kilogram, atau Rp74.500 untuk kemasan 5 kilogram.

Selain harga dan stok, Satgas Pangan turut melakukan pengecekan terhadap kualitas beras yang beredar. Di sejumlah pasar tradisional masih ditemukan beras medium dengan kualitas yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi klasifikasi mutu yang diharapkan. Sementara beras SPHP dan premium yang ditemukan di retail modern secara umum memiliki kualitas yang cukup baik.

Satgas Pangan juga memberikan imbauan kepada para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan, pengoplosan, maupun praktik perdagangan yang berpotensi merugikan masyarakat. Pedagang juga didorong untuk mengupayakan penyesuaian harga, khususnya beras medium dan premium yang masih berada di atas HET, sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri bersama instansi terkait dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus melindungi kepentingan masyarakat.

“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan ketersediaan beras tetap aman, kualitasnya terjaga dan harga yang diterima masyarakat tetap wajar. Kami juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan ataupun tindakan yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Arfan saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, Satgas Pangan Polres Metro Jakarta Barat bersama instansi terkait akan terus memperkuat koordinasi dan pengawasan, mulai dari tingkat produsen hingga jalur distribusi.

Pengawasan secara berkelanjutan tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan masyarakat memperoleh beras dengan kualitas yang layak, ketersediaan yang mencukupi, serta harga yang wajar.***

Share :

Baca Juga

POLRES

Polrestabes Medan Tangkap 2 “Spiderman” Usai Lompati 10 Atap Rumah

POLRES

Bhabinkamtibmas Ngrambe Monitoring Pekarangan Sayuran, Dukung Ketahanan Pangan Warga

POLRES

Bhabinkamtibmas Paron Monitoring P2B, Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

POLRES

Polres Ngawi Amankan Komplotan Pencuri Diesel Petani, Beraksi di 5 TKP

POLRES

Polisi Ngawi Cek Stok BBM di SPBU Tambakromo, Pastikan Tak Ada Kelangkaan dan Kecurangan di Geneng

POLRES

Polres Ngawi Tertibkan Manusia Silver di Traffic Light, 1 Orang Diserahkan ke Dinsos

POLRES

Polres Gresik Beri Pendampingan Anak 14 Tahun yang Alami Trauma, Berharap Kembali Sekolah

POLRES

Bhabinkamtibmas Gerih Monitoring Kacang Panjang di Pekarangan, Dukung Ketahanan Pangan