Home / MABES POLRI

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:44 WIB

Wakapolri: 1.500 Personel Dikerahkan untuk Penanganan Pascabencana

Jakarta — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hal itu disampaikan Dedi saat memimpin apel pemberangkatan personel Polri untuk penanggulangan bencana di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Dalam keterangannya kepada wartawan, Wakapolri mengatakan penambahan personel dan sarana dilakukan karena kebutuhan di lapangan masih tinggi, terutama pada fase tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

“Situasi di lapangan masih membutuhkan tambahan kekuatan. Sesuai arahan Bapak Kapolri, Polri menyiapkan total 1.500 personel untuk penanganan pascabencana di wilayah Sumatera,” kata Dedi.

Selain personel pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri juga mengerahkan tenaga pendukung, mulai dari tenaga kesehatan, tim trauma healing, hingga Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Menurut Dedi, saat ini Polri menurunkan 43 tenaga kesehatan dan 82 personel trauma healing untuk membantu pemulihan fisik dan psikologis warga terdampak. Sementara itu, Tim DVI masih melakukan proses identifikasi jenazah, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

“Masih ada beberapa jenazah yang proses identifikasi DNA-nya terus berjalan,” ujarnya.
Dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga, Polri juga memprioritaskan penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor di lokasi terdampak bencana.

“Target pembangunan sumur bor sekitar 300 titik. Saat ini sudah tersedia 238 titik, dengan 84 sumur bor sudah beroperasi dan sisanya masih dalam proses pengerjaan,” jelasnya.

Selain itu, Polri telah mendirikan 91 posko tanggap bencana di tiga provinsi. Posko tersebut melayani kebutuhan kesehatan dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 37.867 warga telah mendapatkan layanan kesehatan. Keluhan terbanyak yang ditangani antara lain demam, batuk, diare, gangguan kulit, dan gangguan pencernaan.

Dedi menegaskan Polri akan terus memperkuat pengendalian lapangan serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar penanganan bencana berjalan efektif.

“Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi bencana. Ini bagian dari tugas kemanusiaan,” tegasnya.***

Share :

Baca Juga

MABES POLRI

Kapolri Pastikan Aceh Terkendali Usai Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang

MABES POLRI

Bareskrim Bongkar Sindikat Emas Ilegal ke Dubai, 2 WN India Ditangkap di Sunter

MABES POLRI

Mabes Polri Kirim 137 Personel, SAR hingga K9 Tangani Gempa M7,7 NTT

MABES POLRI

Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Transaksi Tembus Rp890 Miliar

MABES POLRI

Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Turun ke Tasikmalaya, Dalami Peran Polri Dukung Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Ekonomi

MABES POLRI

Lima Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Perkuat Konektivitas Warga di Wilayah Polda Metro Jaya

MABES POLRI

Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan 2026

MABES POLRI

Kapolri Silaturahmi Bersama Pimpinan Lembaga Negara, Perkuat Soliditas