Jakarta Barat – Dalam rangka memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri, Polres Metro Jakarta Barat menggelar Apel Siaga Kamtibmas bersama seluruh perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Jakarta Barat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Hijau Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (26/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Twedi Aditya Bennyahdi. Sebanyak 205 perwakilan ormas hadir dalam apel ini, di antaranya Forum Betawi Rempug (FBR), Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Laskar Merah Putih (LMP), Forkabi, Banser, Pokdarkamtibmas Citra Bhayangkara, Saka Bhayangkara, Satlinmas, Karang Taruna, hingga Senkom Mitra Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres membacakan amanat Polda Metro Jaya yang menegaskan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh elemen ormas sebagai bentuk nyata komitmen kebangsaan dalam menjaga lingkungan dari berbagai potensi ancaman gangguan kamtibmas, khususnya di momentum Ramadhan yang sarat nilai persaudaraan dan toleransi.
Disebutkan bahwa dinamika sosial masyarakat saat ini berkembang sangat cepat dan kompleks. Potensi gangguan kamtibmas dapat berawal dari hal-hal sederhana, seperti provokasi di media sosial, kesalahpahaman antar kelompok, hingga penyebaran narasi provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan.
Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan rasa aman dan nyaman di berbagai lini kehidupan, mulai dari keamanan warga dalam beraktivitas, keselamatan pengguna jalan, keberlangsungan dunia usaha, kenyamanan rumah ibadah, hingga keamanan di ruang digital.
“Negara harus hadir bersama masyarakat, menghadirkan keteduhan, rasa aman, serta kepastian hukum bagi seluruh warga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya bergerak dalam satu frekuensi kebersamaan, saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling mendukung demi menciptakan lingkungan yang kondusif. Upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi gangguan, terlebih menjelang Idul Fitri saat mobilitas dan aktivitas masyarakat meningkat signifikan.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan tiga poin utama yang menjadi komitmen bersama:
Pertama, seluruh elemen ormas diharapkan mampu menjadi teladan ketertiban di lingkungan masing-masing dengan mematuhi peraturan, menjaga etika di ruang publik maupun digital, serta menghindari konvoi liar dan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kedua, menolak dan menghentikan segala bentuk provokasi, hoaks, ujaran kebencian, serta ajakan kekerasan. Masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, memverifikasi sumber, dan memastikan kebenaran sebelum menyebarkan konten agar ruang digital tetap sehat dan tidak memicu konflik di lapangan.
Ketiga, mengedepankan musyawarah dan komunikasi yang menyejukkan dalam menyelesaikan setiap persoalan, baik di lingkungan perumahan, tempat usaha, rumah ibadah, maupun ruang publik, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bermartabat dan berkeadilan.
Melalui Apel Siaga Kamtibmas ini, diharapkan sinergi antara Polri dan seluruh elemen organisasi kemasyarakatan semakin solid dalam menjaga wilayah Jakarta Barat tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.




















