Jakarta Barat – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Tim Satgas Saber Pangan gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan 14 bahan pokok pangan di Pasar Jaya Pos Pengumben, Kecamatan Kebon Jeruk, Kamis (19/2/2026).
Sidak tersebut dipimpin Kanit Krimsus Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP Edi Budi Wibowo bersama jajaran Polda Metro Jaya, Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (PPKUKM), serta Perum Bulog.
AKP Edi Budi Wibowo mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan ditemukan sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga dan telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP).
“Cabai rawit merah di tingkat pengecer dijual pada kisaran Rp80.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Daging ayam negeri berkisar Rp45.000 sampai Rp50.000 per kilogram,” ujar Edi.

Selain itu, minyak goreng merek Minyakita dijual Rp16.000 hingga Rp18.500 per liter dan terpantau sulit ditemukan di sejumlah lapak pedagang.
Beberapa komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai keriting merah, telur, gula, kedelai, serta cabai merah besar juga mengalami kenaikan harga, bahkan sebagian sudah melebihi ketentuan HET dan HAP.
Sementara itu, harga beras medium, beras premium, dan daging sapi masih terpantau relatif stabil dan sesuai ketentuan pemerintah.
AKP Edi menegaskan, kegiatan sidak ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Ramadan. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin untuk mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga.
Senada, AKP I Dewa Gede Ady Sugiharta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi aparat penegak hukum dengan instansi terkait dalam mendukung kebijakan pemerintah menjaga kestabilan harga pangan.
“Sinergi ini diharapkan mampu menekan harga dari hulu hingga hilir, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau dan kualitas sesuai standar,” ujarnya.***




















