Home / POLDA

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:07 WIB

Jakarta Siaga! Polda Metro Jaya Kerahkan Puluhan Ribu Personel di May Day 2026

Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan 24.980 personel gabungan untuk mengamankan sekaligus memberikan pelayanan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di wilayah DKI Jakarta.

Apel kesiapan pasukan digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa personel gabungan tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pamdal, hingga Sabuk Kamtibmas.

“Sebanyak 24.980 personel disiapkan untuk memastikan kegiatan May Day berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Hak buruh dalam menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang,” ujarnya.

Baca juga: Pembangunan Gedung Baru Polres Metro Depok Dimulai

Ia menjelaskan, terdapat dua agenda utama dalam peringatan May Day tahun ini. Pertama, kegiatan May Day Fiesta 2026 yang dipusatkan di kawasan Monas. Kedua, penyampaian aspirasi di sejumlah titik, seperti kawasan DPR/MPR RI dan kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta.

“Sebanyak 24.980 personel disiapkan untuk memastikan kegiatan May Day berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Hak buruh dalam menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Ngawi Patroli Harkamtibmas, Situasi Karangjati Tetap Kondusif

Ia menjelaskan, terdapat dua agenda utama dalam peringatan May Day tahun ini. Pertama, kegiatan May Day Fiesta 2026 yang dipusatkan di kawasan Monas. Kedua, penyampaian aspirasi di sejumlah titik, seperti kawasan DPR/MPR RI dan kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta.

Dari total personel yang disiagakan, sebanyak 15.575 berasal dari Polri, 6.003 personel TNI, 1.002 personel dari Pemprov DKI Jakarta, 400 personel Pamdal, serta 2.000 personel Sabuk Kamtibmas.

Baca juga: Kurang dari 12 Jam, Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng

Menurut Budi, kehadiran aparat di lapangan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat dan peserta aksi.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis agar aspirasi buruh dapat tersampaikan dengan baik,” katanya.

Terkait pengaturan lalu lintas, Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, khususnya di kawasan Monas, DPR/MPR RI, dan Dinas Tenaga Kerja.

Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan tersebut apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh peserta aksi dan masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung damai dan tertib,” kata Budi.

Share :

Baca Juga

POLDA

Kapolda Jatim Gelar Suling di Gayungsari Ajak Warga Berantas Narkoba dan Jaga Kamtibmas

POLDA

Operasi Sikat Semeru 2026: Polda Jatim Amankan 1.212 Tersangka dari 1.345 Kasus Kriminal

POLDA

Polda Metro Ungkap Pengiriman 54 Ton Batu Galena

POLDA

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Jatim Gelar Courtesy Call ke Kajati

POLDA

Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba

POLDA

Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolda Jatim Silaturahmi dengan BEM se-Jawa Timur Bangun Dialog Konstruktif

POLDA

Kapolda Jatim Turun Langsung Pantau Pelayanan Lalu Lintas di Surabaya

MABES POLRI

Kawal Hak Pekerja, Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan Polri Tingkat Polres di Jombang