Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan, Polsek Palmerah menggelar apel cipta kondisi bersama 3 Pilar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman parkir Alfamidi Kemanggisan, wilayah Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu malam (21/2/2026) hingga Minggu dini hari.
Apel cipta kondisi berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB, dengan melibatkan unsur TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan, jajaran kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, Karang Taruna, Linmas, RT/RW, serta elemen pemuda di wilayah Palmerah.

Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah hadir dan berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan.
“Keamanan wilayah tidak bisa dibangun oleh aparat semata. Tanpa dukungan bapak dan ibu sekalian, kami tidak dapat berbuat maksimal. Sinergi inilah kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kompol Gomos.
Ia menjelaskan, selama bulan Ramadan telah disepakati pelaksanaan apel dan patroli rutin setiap hari mulai pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB. Khusus pada malam Sabtu, seluruh unsur pengamanan dikonsolidasikan terlebih dahulu di titik apel induk sebelum melaksanakan patroli gabungan menyisir wilayah rawan.
Dalam mendukung pengamanan tersebut, Polsek Palmerah bersama Camat dan Danramil mendirikan tiga pos pantau di sejumlah titik strategis. Pos-pos tersebut difungsikan sebagai pusat pemantauan aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja yang masih beraktivitas pada malam hari, guna mencegah potensi tawuran, perang sarung, serta gangguan kamtibmas lainnya.
“Kita ciptakan kondisi lingkungan yang aman dan tertib. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap utamakan keselamatan, serta hindari tindakan yang berlebihan,” tegas Kapolsek.

Kompol Gomos juga mengungkapkan bahwa selama hampir enam bulan masa jabatannya, situasi kamtibmas di wilayah Palmerah relatif kondusif. Hanya satu kejadian tawuran menonjol yang terjadi dan berhasil dikendalikan dengan baik berkat kerja sama seluruh unsur pengamanan dan masyarakat.
Sementara itu, Camat Palmerah, Febiandri Suharto, dalam sambutannya turut mengapresiasi soliditas dan kolaborasi lintas elemen, mulai dari FORKKABI, FKDM, Banser, FBR, LMP, Karang Taruna, Linmas, hingga tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Menurutnya, kegiatan cipta kondisi di bulan Ramadan tidak hanya bernilai pengamanan, tetapi juga memiliki dimensi ibadah dan kepedulian sosial.
“Ini bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga bentuk ibadah dan tanggung jawab kita bersama dalam melindungi generasi muda. Kita dorong mereka untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan positif dan memanfaatkan tempat-tempat ibadah, bukan berkeliaran tanpa tujuan,” ujar Febiandri.
Apel cipta kondisi ini menjadi langkah awal sekaligus fondasi kuat dalam rangkaian pengamanan Ramadan di wilayah Palmerah, mencerminkan sinergi solid antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif selama bulan suci.***




















