Home / MABES POLRI

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:35 WIB

300 Brimob Dikerahkan, Karhutla Kalbar Jadi Prioritas

KALBAR|Pokjapwipolres.com — Polri memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan mengerahkan 300 personel Brimob. Pasukan tersebut berasal dari Polda Bali dan jajaran Brimob dari Kalimantan Timur untuk membantu pengendalian kebakaran di sejumlah wilayah yang dinilai rawan.

Dari total kekuatan itu, 110 personel Satbrimob Polda Bali dikirim ke Kalimantan Barat. Mereka bergabung dengan 190 personel Brimob dari Kalimantan Timur untuk memperkuat operasi penanganan karhutla bersama jajaran Polda Kalbar dan unsur terkait lainnya.

Pengiriman personel dilakukan setelah kondisi karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat membutuhkan tambahan kekuatan di lapangan. Kehadiran pasukan Brimob diharapkan dapat mempercepat upaya pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke kawasan lainnya.

Delapan Wilayah Jadi Sasaran

Dalam operasi tersebut, terdapat sejumlah wilayah yang menjadi perhatian penanganan karhutla, antara lain Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Mempawah, Sambas, Bengkayang, Sanggau, dan Melawi.

Personel yang dikerahkan tidak hanya ditugaskan melakukan pemadaman. Mereka juga menjalankan patroli, mendeteksi titik api, melakukan pencegahan dini, membantu proses penanganan kebakaran, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya mengatakan pengiriman personel Brimob merupakan bentuk dukungan terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Sebanyak 110 personel Satbrimob Polda Bali diberangkatkan melalui jalur udara dari Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kabupaten Badung, menuju Kalimantan Barat.

Bergerak Bersama

Ratusan personel Brimob tersebut akan bekerja bersama berbagai unsur yang telah berada di Kalimantan Barat. Penanganan karhutla melibatkan kepolisian, TNI, Manggala Agni, BPBD, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat dan relawan.

Pola penanganan dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan kecepatan dalam menemukan dan mengendalikan titik api. Patroli serta pemantauan wilayah juga diperkuat untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

Kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla. Karena itu, tambahan personel diharapkan mampu memperkuat respons di lapangan, terutama pada wilayah yang sulit dijangkau.

Keselamatan Jadi Perhatian

Selain dituntut bergerak cepat, seluruh personel yang diterjunkan diminta mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas. Koordinasi dan komunikasi antarsatuan menjadi bagian penting agar operasi berjalan efektif.

Pengerahan 300 personel Brimob dari Bali dan Kalimantan Timur menunjukkan langkah Polri memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Operasi tersebut diharapkan dapat menekan penyebaran kebakaran, mengurangi dampak asap, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.***

Share :

Baca Juga

MABES POLRI

Polri Ungkap 72 Tersangka Kasus Karhutla di 9 Polda

MABES POLRI

Bareskrim Terbitkan DPO Yuwanky, Pemilik THM Planet Batam Diburu hingga Singapura

MABES POLRI

Komjen Fadil Imran Pensiun dari Polri, Kini di MIND ID

MABES POLRI

Kapolri Terjun ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Pengungsi Tak Terabaikan

MABES POLRI

Kapolri Pastikan Aceh Terkendali Usai Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang

MABES POLRI

Bareskrim Bongkar Sindikat Emas Ilegal ke Dubai, 2 WN India Ditangkap di Sunter

MABES POLRI

Mabes Polri Kirim 137 Personel, SAR hingga K9 Tangani Gempa M7,7 NTT

MABES POLRI

Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Transaksi Tembus Rp890 Miliar